Rabu , April 17 2024
Jumat Salam Disperin NTB di Bukit Tinggi.kmf

Kades Bukit Tinggi Akui Masyarakat Belum Kelola SDA yang Melimpah

Lobar, Literasi-Kepala Desa Bukit Tinggi, Ahmad Muttaqin,  mengakui masyarakat  belum mampu membaca peluang dan mengelola sumber daya alam yang berlimpah.  Karena itu berharap Ibu-ibu PKK bisa memiliki produk sendiri sehingga Desa Bukit Tinggi dapat maju merekah.

Tim Dinas Perindustrian NTB mengunjungi Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (24/11), dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Perindustrian NTB bersama kepala UPTD Balai Kemasan Produk Daerah, Kepala bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri dan Kepala Bidang Kerjasama Dinas Perindustrian NTB.

Kegiatan  dihadiri pula oleh Camat Gunung Sari, Sekretaris Desa Bukit Tinggi beserta jajaran, Kepala Dusun se Desa Bukit Tinggi, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, Pelaku usaha dan perwakilan masyarakat setempat.

Kades  mengapresiasi program Jumat Salam yang dilakukan Pemprov NTB, berkeliling ke tiap desa untuk menyerap dan mendengar apa yang menjadi permasalahan masyarakat di desa sehingga permasalahan-permasalahan yang ada bisa tersampaikan dan dapat terselesaikan sesuai dengan harapan dari masyarakat maupun pemerintah.

Pada kesempatan itu Ahmad Muttaqin berharap Pemprov NTB dapat memberikan program langsung dari provinsi, pembinaan serta mampu melihat peluang desa wisata, air terjun dan bendungan yang dibangun. Potensi itu, kata dia, akan menyerap wisatawan mancanegara maupun lokal.

Pada Jumat Salam kali ini tim Dinas perindustrian NTB memberikan bantuan alat dan kemasan yaitu handsealer dan plastik standing pouch kepada perwakilan PKK Desa Bukit Tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Sekdis Perindustrian NTB, Dra. Sri Irianti, mengatakan jika masyarakat mengalami masalah terkait dinas disilahkan menyampaikan aspirasinya.

“Kami bermitra dengan OPD lain, menyerap aspirasi dan harapan warga masyarakat desa bukit tinggi. Tidak hanya permasalahan namun melihat peluang di desa ini,”  ungkap Sri .

Sementara itu, dalam diskusi mengemuka persoalan pemasaran produk UMKM serta permodalan yang kurang.

Kepala Balai Kemasan. Agus Supriyanto, mengemukakan bahwa , Disperin memiliki galery industri dimana produk UMKM bisa ditampilkan di galeri yang bertujuan membantu penjualan UMKM.

“Produk yang ditampilkan tidak hanya tenun, tapi juga produk kerajinan, olahan pangan khas NTB,” ucap Agus Supriyanto seraya memaparkan tentang program unggulan Balai Kemasan yaitu hadirnya rumah pengemasan steril yang bertujuan memperpanjang umur simpan produk khas atau kuliner legend seperti Ares, ayam pelcingan dan lain-lain.kmf

Check Also

Wisata Pemandian Alami Peningkatan Pengunjung, Polres Loteng Intensifkan Patroli

Kepolisian Resor Lombok Tengah meningkatkan patroli dan pengamanan di tempat-tempat wisata pada hari ke empat …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: