Rabu , April 17 2024
Miq Gite dalam kunjungannya ke Bima

Kata Pj Gubernur NTB: Gunakan Sarung Tenun Nggoli, Panas Terasa Dingin

“Gunakan sarung tenun (tembe) Nggoli, musim panas terasa dingin, musim dingin terasa hangat. Bela beli produk masyarakat kita sendiri,”  kata Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, saat kunjungannya ke Bima  dalam rangka mengakselerasi program NTB Maju Melaju. Kunjungan Kerja (Kunker) perdana dilakukan selama dua hari (21-22 Oktober 2023) ke Kota/Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu bersama jajaran Pemprov NTB.

Rombongan Kunker dimulai dengan mengunjungi Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Tenun Nursakura, Kelurahan Raba Dompu TiKippmur Kecamatan Raba, Kota Bima (21/10/2023). Hadir pula Pj. Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT., dan Sekda Kabupaten Bima H.M Taufik beserta tamu undangan.

Hadir pimpinan OPD yang membersamai Pj Gubernur NTB, diantaranya dari Asisten II Dr. H. Fathul Gani, M.Si., Kabiro Adpim Drh. Khairul Akbar, Kabiro Kesra Drs. H. Sahnan, M. Pd., Kadis Kominfotik Dr. Najamuddin Amy, MM., Kadis Sosial Dr. Ahsanul Khalik, MH., Kadis Kelautan dan Perikanan Muslim, ST., M.Si., Kadis LHK Julmansyah, S.Hut., MAP., Kadis Perkim H. Sadimin, ST., MT., Kadis Perindustrian Nuryanti, SE., ME., Kalaksa BPBD NTB Ir. H. Ahmadi, SP dan jajaran.

Menurut Miq Gite, pada masa mendatang ekonomi stabil dengan investasi akan hadir. Kesejahteraan masyarakat bisa meningkat apabila menghasilkan pasar dengan banyak kegiatan ekonomi dan pertemuan-pertemuan nasional di Pulau Sumbawa.

Sementara itu, Tokoh Adat Bima Drs H Alwi Amin, M.AP., IKM, dalam penerimaan kunjungan itu mengatakan  tenun Bima dilakukan secara part time, masih tradisional sehingga lama penyelesaiannya. Persoalan pada sumberdaya modal dan pemasarannya. Kendati memang diakui Pemerintah Kota telah intens melakukan pemberdayaan.

“Tadi apa yang disampaikan  Gubernur kita, tentang keinginan membeli sarung tenun yang ada di Bima, itu membanggakan dan dapat memajukan ekononi masyarakat,” pungkasnya.

Pj. Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., pada peninjauan tersebut menyatakan berterima kasih atas penerimaan kunjungan, sekaligus mohon izin (sentabik) kepada masyarakat Bima, sehubungan dengan penugasan dari pemerintah pusat untuk menyelenggarakan tata pemerintah rovinsi di kabupaten/kota.

“Apalah gunanya Pemprov NTB, apabila tidak didukung tokoh masyarakat, Forkopimda, birokrasi dan sebagainya.” tuturnya.

Rencananya pada tanggal 27 November 2023, Jum’at Salam dan Jum’at Belondong dilaunching. Gerakan itu bermakna tiap Hari Jum’at akan turun ke desa-desa membawa mitra instansi vertikal BUMN/D di daerah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Menggunakan sarung buatan masyarakat kita sendiri. Pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur NTB mengajak untuk menggunakan sarung Nggoli Mbojo. kmf

Check Also

Sembilan Desainer NTB Ramaikan IFW 2024

Dekranasda Provinsi NTB bekerja sama dengan Bank Indonesia, KPW NTB dan APPMI NTB mengusung sembilan …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: