Minggu , Juni 16 2024

Penggunaan Sarung Tidak Identik dengan Kaum Pria, Begini Cara agar Kaum Hawa Bisa Memanfaatkannya

Lombok Barat, Literasi-Penggunaan kain sarung sangat identik dengan kaum pria. Namun, siapa sangka sarung saat ini menjadi gaya baru dalam berbusana. Dengan mengubah sedikit gaya, kaum hawa bisa menggunakan sarung menjadi pakaian sehari-hari.

Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah, mengungkapkan, dengan sedikit mengubah cara pemakaian sarung menjadi lebih keren dan terlihat cantik. Bahkan Bunda Niken akan meminta panduan dan tutorial cara menggunakan sarung untuk terlihat menarik

“Ternyata kain sarung kita dengan sedikit mengubah cara pemakaian bisa menjadi keren dan cantik sekali. Saya pikir nanti kita akan meminta kepada pemateri tadi sebuah panduan, dan tutorial cara menggunakan sarung yang lebih menarik. ” tutur Bunda Niken selaku Nara Sumber pada International Modest Fashion Festival (Limoff) 2023 dalam Talkshow yang bertajub Mix and Match Sarung is my new Style, Minggu (9/7/2023).

Menurut Bunda Niken, penggunaan sarung menjadi gaya busana baru di NTB sangat tepat terlihat dari karakter masyarakat NTB yang memiliki pengrajin dari itu yang perlu ditambah diberikan wawasan dalam penggunaan sarung dengan cara yang lebih berbeda, urban dan fashionable.

“Gerakan sarung is my new style itu sangat tepat kita laksanakan di NTB Kita punya pengrajin sarung. Kita punya pemakai sarung yang cukup banyak yang perlu kita tambah adalah diberikan wawasan menggunakan sarung dengan cara yang yang lebih berbeda, urban dan Fashionable,” ingatnya.

Founder Limoff NTB itu menambahkan, bahwa mempromosikan dan mempopulerkan sarung menjadi gaya baru dalam berbusana menjadi tugas ketua Dekranasda.

“Saya pikir kedepan akan menjadi pekerjaan dan tugas dari Dekranasda untuk menpopulerkan sarung menjadi gaya baru dalam berbusana,” tutupnya dalam kegiatan yang dipusatkan di Merumatta Hotel Senggigi.kmf

Check Also

SMK Jurusan Busana se-Pulau Lombok dapat Coaching Clinic Design Dekranasda

Pj Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dekranasda NTB), Ir. Hj. Lale …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *