Minggu , Juni 16 2024
Launching Desa Wisata dan E-Ticketing di Hotel Lombok Raya Mataram

ADWI 2023, Tiga Desa Wisata di NTB Masuk 75 Besar

Menparekraf Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno kembali mengumumkan 75 Desa Wisata Terbaik Anugerah Desa WIsata Indonesia (ADWI) 2023 pada Selasa, 20 Maret 2023 melalui akun instagram resmi milik Kemenparekraf @kemenparekraf.ri. Dari 75 desa wisata itu, sebanyak tiga di antaranya berasal dari NTB.

Pengumuman ini merupakan final dari ADWI 2023 dari kurasi yang telah dilakukan sebelumnya oleh dewan juri. Dari total 4.573 desa wisata yang mendaftar dalam ADWI 2023, dikerucutkan menjadi 500, 300 dan 75 besar.

Sebanyak 75 desa wisata terbaik  akan ditinjau dan dinilai secara langsung  oleh Menparekraf bersama tim dewan juri. Terkait desa wisata yang belum lolos, Menparekraf mengimbau untuk terus meningkatkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi melalui pengisian data di website Jadesta sebagai wadah Kemenparekraf dalam penyusunan rencana pengembangan desa wisata di Indonesia.

Tiga Desa Wisata

Tiga desa wisata di NTB yang masuk 75 ADWI 2023 yakni Desa Wisata Labuhan Lombok di Kabupaten Lotim; Desa Wisata Lembar Selatan di Lobar; serta Desa Wisata Setanggor di Loteng. Kabupaten Lombok Tengah semula mengusulkan belasan desa wisata dalam ADWI tersebut dan lima desa sudah berhasil sampai 300 besar seperti Desa Wisata Jango, Puyung, Karangsidemen, Aik Berik dan Setanggor.

Desa Wisata Lembar Selatan, Kecamatan Lembar merupakan satu-satunya desa di Lombok Barat (Lobar) yang masuk 75 besar ADWI tahun ini. Sebelumnya, Lobar mengajukan sembilan desa sebagai perwakilan dalam ADWI 2023. Dari sembilan desa itu, lima desa yang masuk 500 besar, kemudian empat desa yang masuk 300 besar.

Pada visitasi yang juga didatangi Menteri Sandiaga Uno, Desa Wisata Lembar Selatan akan melengkapi lima kategori penilaian, masing-masing wisata mangrove yang menjadi daya tarik wisatawan, wisata religi, wisata pantai dan kuliner. Lembar Selatan  juga memiliki fasilitas homestay dan toilet serta memiliki aplikasi digital kreatif.

Sementara itu, Lombok Timur berhasil mengantarkan satu wakilnya setelah mendaftarkan sebanyak 16 desa wisata.  Hal ini sesuai dengan targetyang ditetapkan Pemkab setempat. Karena itu, Pemkab Lotim melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Timur akan berbuat optimal  merebut posisi pertama pada ADWI 2023.

“Itu yang perlu kita persiapkan bersama tim yang terdiri dari Pemdes Labuhan Lombok, Dispar hingga BPPD,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Iswan Rakhmadi ketika di konfirmasi, Rabu (29/3), seraya menambahkan  pihaknya mempersiapkan sebaik-baiknya kebutuhan penting penilaian pada verifikasi lapangan nanti. Ian, berbagai sumber.

Check Also

Personil Sat Polairud Polres Bima Kota Bersama Masyarakat Gelar Aksi Bersih Pantai dan Laut

Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia 2024, personel Sat Polairud Polres Bima Kota bersama masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *