Rabu , April 17 2024
Izudin

Kekhasan Rasa, Salah Satu Magnet Pemikat Pengunjung Lesehan

Fenomena berdirinya lesehan di Lombok menunjukkan terjadinya pergeseran pengunjung kuliner dari yang sifatnya indoor ke outdoor. Namun, satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari model tempat itu adalah kekhasan rasa produk kuliner yang dijual.

Selain berada di tengah kota, lesehan terbanyak berdiri di kawasan pinggiran seperti tepi sawah, perkebunan bahkan perumahan. Sepanjang ada aliran air, para wirausahawan akan langsung mengelolanya menjadi ajang bisnis lesehan.

Salah satu yang menarik minat pengunjung adalah Lesehan Tanaq Maiq di Desa Golong, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Lesehan yang berdiri sejak beberapa tahun lalu itu merupakan pengembangan lesehan serupa di Masbagik Lombok Timur.

Manajer Lesehan Tanaq Maiq, Izudin, menuturkan bahwa pihaknya memiliki beberapa lesehan di Pulau Lombok. Khususnya Tanaq Maiq, merupakan salah satu yang menjadi favorit para penyuka kuliner dari berbagai daerah di NTB.  Hal itu tidak lepas dari berbagai suguhan menu dengan rasa khas seperti menu ayam bakar dan ikan bakar.

Namun, karena lokasinya di Lotim, pihak pengelola ingin lebih mendekatkannya dengan masyarakat luas sehingga dilakukan pengembangan di Narmada Lombok Barat yang merupakan jalur lintasan Mataram-Selong.

“Semula hanya di atas tanah seluas 30 are namun kemudian sudah menjadi 55 are saat ini,” tutur Izudin seraya menambahkan, menu yang disuguhkan lebi  bervariasi dibandingkan lesehan induknya.

Izudin  mengatakan kekhasan rasa itulah yang menyebabkan banyak pengunjung yang datang. Dalam sehari, diperkirakan jumlah pengunjung mencapai 200 orang. Hal yang menjadi daya tarik,kata dia, adalah kekhasan rasa.

Khusus ikan air tawar, pihaknya menggunakan ikan dari kolam air deras. Ikan ini memiliki tekstur lebih kenyal  dan lezat ketika dimasak.

Karena itu, Lesehan Tanaq Maiq Narmada berkembang beriringan dengan lesehan induknya di Masbagik. Para peminat sebagian besar orang kantoran seperti pegawai negeri dan swasta.

“Di sini berkembang di sana pun tetap berkembang,” cetusnya.

Pada bulan Ramadhan ini menu sajian lesehanitu tetap diburu. Kendati buka dengan jadwal yang terbatas hingga pk 20.00 wita — dengan arena yang cukup luas dilengkapi dengan aula itu – Tanaq Maiq menjadi buruan karyawan yang hendak melakukan buka puasa bersama.ian

Check Also

Tupat Lontong Punia, Kuliner Rakyat Saat Lebaran

Tak perlu repot mencari tupat lontong saat lebaran. Di Kelurahan Punia, kuliner ini tidak pernah …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: