Rabu , April 17 2024
Festival Formastim

Festival Formastim, Pertahankan Eksistensi Kebudayaan


Selong,Literasi- Pj. Bupati Lombok Timur, H.Muhammad Juaini Taufik menghadiri kegiatan Deklarasi Rantai Alumni dan Festival Forum Mahasiswa Lombok Timur (Formastim) pada Sabtu (6/1) di Gedung Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Polres Lombok Timur, ketua KNPI dan Dewan Kesenian Kabupaten Lombok Timur.

Acara yang digagas Formastim ini sebagai bagian dari perayaan hari jadi organisasi tersebut yang rutin diadakan setiap tahunnya. Peringatan tahun ini adalah yang ketiga kalinya di usia ke-5 organisasi tersebut.

Festival dirangkaikan dengan deklarasi dari rantai alumni Formastim, yakni forum silaturrahmi bagi para alumninya. Festival mengangkat tema kebudayaan, dengan tajuk Festival Gen-Z dalam Mempertahankan Eksistensi Kebudayaan. Beragam bakat ditampilkan dengan mengusung tema kebudayaan, mulai kebudayaan tradisional hingga modern luar DJ, stand up comedy dan sebagainya.

Pj. Bupati Lombok Timur dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahawa tugas tersulit dalam hubungan antara rakyat dan pemerintah adalah proses pemberdayaan, yaitu memberikan kewenangan maupun kemampuan kepada masyarakat.

“Proses pemberdayaan itu persis seperti orangtua membesarkan anaknya,” ungkapnya seraya menilai tugas pemberdayaan masyarakat sudah mulai terlihat, baik di NTB maupun Lombok Timur.

Ia pun berharap Formastim dapat bahu-membahu dengan pemerintah mendorong pemberdayaan masyarakat dalam upaya menanggulangi persoalan di daerah ini, mulai dari persoalan pekerja migran hingga kemiskinan, stunting, termasuk pernikahan usia anak.

“Harapan saya, karena formastin ini bukan untuk diri sendiri, tetapi bermanfaat untuk masyarakat banyak, mari kita bersama-sama melawan, mengampanyekan anti perkawinan usia dini, karena itu salah satu sumber permasalahan kita. Mari kita Bersama-sama selesaikan, karena pemerintah sendiri tidak bisa,” katanya seraya mendorong agar para pemuda yang akan bekerja sebagai buruh migran untuk melalui jalur struktural demi menghidari kasus perdagangan manusia.

Festival ditutup pada Sabtu malam dengan kegiatan di Taman Tugu Selong.hmlt

Check Also

Wisata Pemandian Alami Peningkatan Pengunjung, Polres Loteng Intensifkan Patroli

Kepolisian Resor Lombok Tengah meningkatkan patroli dan pengamanan di tempat-tempat wisata pada hari ke empat …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: