Minggu , Februari 25 2024

“The Power of Culture” Perang Topat di Lingsar

Lobar, Literasi-Pujawali dan Perang Topat, Bertajuk “The Power of Culture” berlangsung di Pura Lingsar Lombok Barat, (27/11). Acara dibuka Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi.

Pj Gubernur yang akrab dipanggil. Miq Gote mengajak masyarakat agar momentum perang ketupat itu dijadikan sebagai moment silaturahmi. Karena, pada Pujawali Kemaliq Lingsar ini terdapat sebuah pelajaran tentang toleransi.

Menurutnya, Pujawali dan Perang Topat bukan hanya sebagai ritual tahunan melainkan momentum mengecas spirit toleransi yang saat ini sangat dibutuhkan dalam mengisi proses pembangunan daerah maupun negara.

Miq Gite juga mengingatkan kepada masyarakat menjelang perhelatan pesta demokrasi untuk bersama-sama menyukseskan pemilihan umum, pemilihan Presiden, Gubernur Bupati/Walikota 2024.

“Jangan hanya gara-gara beda aspirasi, beda pilihan dijadikan sumber-sumber konflik yang menimbulkan perpecahan sehingga merugikan kita semua,” tuturnya seraya menyampaikan terimakasih kepada Bupati Lombok Barat, untuk bersama-sama menjaga warisan.

Bupati Lombok Barat, Hj. Sumiatun, menyampaikan Perang Topat merupakan tradisi budaya masyarakat Lombok yang diselenggarakan setiap tahun di Desa Lingsar. Momentum ini sebagai warisan leluhur dilaksanakannya sebagai rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.

Ditambahkan perempuan pertama Bupati Lombok Barat ini, Perang Topat diawali dengan ritual di kemaliq Pura Lingsar kemudian masyarakat Hindu dan Muslim melakukan tradisi saling lempar ketupat sebagai perwujudan toleransi pluralisme yang hidup terjaga di tengah-tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkompimda Lombok Barat dan Forkompimda Lombok Barat, Kepala OPD lingkup Pemprov dan Lombok Barat, Camat se-kabupaten Lombok Barat, tokoh agama tokoh masyarakat, pemuda Lingsar dan sekitarnya.kmf

Check Also

Gawe Belek di Desa Bayan Diikuti Ribua Warga, Begini Prosesinya

LOMBOK UTARA, Literasi – Gawe Belek di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara diikuti …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: