Rabu , April 17 2024
Kepala Museum Negeri NTB bersama Kepala Dispar Lobar. a.isnaini

Perang Topat akan Didesain Lebih Menarik

Mataram, Literasi-Tradisi Perang Topat akan didesain lebuh menarik. Setidaknya hal itu akan tercipta melalui kolaboasi Museum Negeri Nusa Tengga Barat dengan Dinas Pariwisata Lombok Barat dalan evem besar di Lingsar, Lombok Barat, yang akan berlangsung  20 – 27  November mendatang.

Dalam kerjasama tersebut, Museum NTB mengusulkan agar Perang Topat  dirangkaikan dengan Festival Pameran Pusake Desa. ” Jadi masing-masing desa keluarkan pusakannya,” ungkap Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, M.H, saat rapat bersama dinas Pariwisata, di Aula Tambora Museum NTB. Rabu (25/10/23).

Menurutnya, Festival Pusake Desa melibatkan setiap desa di Lingsar untuk memamerkan pusakannya, kemudian dinilai serta diberikan penghargaan atas tersebut.

Menggunakan tema Perang Topat, sub temanya Pameran Pusaka yang melibatkan setiap desa di Lingsar. Hal ini dinilai merupakan terobosan baru dalam melestariakan budaya yang sejalan dengan tema museum yakni “Kotaku Museumku, Kampungku Museumku”.  

“Dengan begitu, kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Lingsar untuk merawat dan melestarikan benda-beda cagar budaya,” katanya seraya menambahkan, mengenai teknisnya, akan segera melakukan pertemuan dengan perangkat desa tersebut untuk melakukan pembahasan teknis festival secara terperinci.

“Karena pusaka-pusaka saat ini menjadi perburuan kolektor, dengan begini mudahan dapat terlindungi,” harapnya.

Untuk tindak lanjut dari perencanaan tersebut,  Kepala Museum NTB diundang rapat bersama camat dan kepala se Kecamatan Lingsar terkait persiapan Festival Pameran Pusake Desa pada tanggal 27 Oktober mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, HM. Fajar Taufik, M. Ed, mengapresiasi kerjasama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini akan berdampak positif bagi perkembangan pariwisata berbasis kebudayaan.

Dengan kolaborasi ini pihaknya juga berkeinginan untuk membuat Festival Perang Topat  lebih menarik lagi dengan menampilkan benda-benda cagar budaya saat festival. md

Check Also

Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center Ditutup

Mataram, Literasi- Pj Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menutup Gelegar Pesona Khazanah …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: