Rabu , April 17 2024
Gubernur NTB saat menerima investor Korea

NTB Terbuka bagi Investasi, Gubernur Terima Investor Asal Korea

Mataram-Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan berinvestasi di daerah ini. Setiap investor yang ingin menginvestasikan usaha di NTB terbuka untuk kemajuan daerah.

Karena itu, Selasa (14/3) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., didampingi Sekda Drs. H. Lalu Gita Ariadi menerima salah satu Investor asal Korea, Lee Jae Woong, bertempat di Ruang Rapat Kepala Dinas ESDM NTB di Mataram.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur menginginkan agar investor yang hendak menanamkan investasinya konkrit terkait bidang yang akan diinvestasikannya agar sepenuhnya bisa diterima, dipercaya dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Kita inginkan investasinya konkrit yang bisa dilakukan di NTB,” harapnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) NTB, HM Rum, mengungkapkan, Mr Lee Jae Woong akan berinvestasi terkait smart city di NTB.

“Karena itu kita arahkan ke Kota Mataram dan Lombok Barat. Setelah di Lombok Barat berkembang Investor ini tertarik untuk mengembangkan dermaga Senggigi ber skala internasional guna menghidupkan kembali kawasan wisata Senggigi yg masih redup,” ujarnya.

Kecuali itu, Rum menambahkan, intinya yang perlu dilakukan yakni memastikan untuk memberikan kenyamanan investor berusaha di daerah NTB. Karena itu perlu didukung semua pihak dan masyarakat NTB.

“Mari kita dukung karena kita butuh investasi agar pertumbuhan ekonomi kita bergerak naik menjangkau peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian angka kemiskinan bisa di tekan masalah stuntingpun teratasi dengan sendirinya,” demikian Rum.

Sementara itu, Investor asal Korea Lee Jae Woong menyampaikan terima kasih kepada Gubernur telah menerima dengan baik. Ia menjelaskan pihaknya ingin berpartisipasi dalam pembangunan di NTB.

“Salah satu investasi yang kami tawarkan adalah bidang energi terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PJU Solar Led,” ujarnya seraya berharap NTB bisa menjadi kota terang. Dirinya menilai sudah 50 tahun tinggal di Lombok menganggap masih gelap.kmf

Check Also

Ada Bintara Kompetensi Khusus Pariwisata, Pendaftaran Akpol Ditutup 19 April 2024

Pendaftaran penerimaan terpadu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama tahun 2024 akan segera berakhir. Kabid …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: