Rabu , April 17 2024
Barrents

Peminat Meluas, Kafe Kopi Mulai Bermunculan di Kota Mataram

Minum kopi selama ini identik dengan orangtua. Sedangkan para remaja memilih minuman lain seperti teh. Namun belakangan, kopi tidak lagi hanya milik orangtua melainkan juga remaja bahkan anak-anak.

Hal itu tidak lepas dari pilihan rasa dan pengolahan minuman kopi itu. Bahwa kopi tidak selamanya hitam melainkan juga bisa berwarna keputihan membuat kopi memiliki berbagai cita rasa yang mewakili segala usia. Tidak hanya itu, kadangkala bahan membuat minuman kopi tidak berasal dari biji kopi, akan tetapi dari rempah-rempah.

Provinsi NTB memiliki varian kopi yang sangat kaya, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Kekayaan varian kopi itu sudah diolah oleh UMKM di berbagai kabupaten/kota melalui berbagai produk kopi pilihan dengan berbagai merk. Kemasan kopi baik robusta maupun Arabika mewarnai mall dan pertokoan.

Pemilik Barrents, salah satu kedai kopi di Kota Mataram, Agil, mengakui peminat kopi tidak hanya dari kalangan orangtua melainkan juga remaja. Pilihan terhadap cita rasa kopi pun berbeda-beda, mulai dari kopi panas hingga yang dingin. Meluasnya peminat kopi membuat bisnis ini sangat menggiurkan.

Agil mengaku tidak menyangka selama sepekan membuka Barents di dekat Kantor Gubernur NTB, sebanyak 2000 cup kopi ludes. Peminat kopi berdatangan sejak pagi hingga malam hari. “Anak muda biasanya datang sore hari,” katanya.

Meluasnya jangkauan peminat kopi membuat Agil menambah varian rasa di kedainya sehingga mendatangkan pula kopi dari negara lainseperti Kolombia. Namun, satu persoalan yang masih mengganjal baginya adalah ketergantungan pada susu tertentu yang menghasilkan rasa khas ketika dipadukan bersama kopi.

Usaha kafe kopi juga dilakukan Huzaini Areka. Mantan politisi Partai Golkar ini membat kedai kopi dengan nama “Titik Temu”. Varian kopi yang dihadirkan tidak hanya dari Pulau Lombok dan Sumbawa, melainkan juga dari daerah lain. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki pilihan yang banyak jumlahnya.

Huzaini Areka menyajikan kopi dalam bentuk butiran yang sudah disangrai.Begitu konsumen datang, ia menggilingnya langsung sehingga cita rasa kopi terasa lebih segar.

Kedai kopi lain yakni Tuwa Kawa yang menyajian berbagai cita rasa kopi. Tidak hanya menghidangkan dalam bentuk minuman, Tuwa Kawa juga menjual kopi dalam bentuk yang sudah dihaluskan. ian

Check Also

Membangun Branding Produk UMKM Desa Lendang Ara

Lendang Ara merupakan salah satu desa wisata  di Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: