Minggu , November 28 2021
Home / Dinamika / “Table Set up Competition 2021” Berlangsung di STP Mataram

“Table Set up Competition 2021” Berlangsung di STP Mataram

Beginilah suasana kompetisi Table Set Up 2021

Mataram, Literasi-Table Set Up Competition 2021 digelar Hotel Vaganza STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) Mataram, Selasa (5/10). Acara yang dimotori IFBEC (Indonesian Food & Beverage Eksecutive Assosiation Chapter) NTB itu diikuti puluhan perserta dari industri dan dunia pendidikan.

Hadir dalam kegiatan yang berlangsung sehari itu Ketua STP Mataram Dr.Halus Mandala, Ketua IFBEC NTB Sudirman, dunia usaha dan peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Ketua STP Mataram, Dr.Halus Mandala, mengemukakan IFBEC baru pertama kali menggelar Table Set Up. STP Mataram sendiri berkontibusi memberikan dukungan tempat mengingat pentingnya acara tersebut dalam peningkatan kapasitas SDM pariwisata.

Kata Halus, ada  enam unsur kompeten yang wajib  dimiliki SD pariwisata yaitu pengetahuan, skill, attutide, experience (pengalaman), respon, dan akuntabel atau pertanggungjawaban.

Dr.Halus Mandala

“Tugas kita meningkatkan kualitas SDM di NTB, jangan sampai orang luar menganggap kita lebih rendah. Itu visi kita,” katanya. Bagi mahasiswa STP Mataram, lanjut dia, hal ini merupakan ajang yang menjadi motivasi agar mereka siap berkompetisi sehingga harus tetap meningkatkan kapasitasnya.

“Kompetisi mendorong para mahasiswa selalu berpartisipasi bahwa dirinya mampu,” ujar Halus. “Kita selalu ingin meningkatkan kapasitas dan selalu diperlukan. Misalnya pada kegiatan yang bersifat nasional dan internasional kegiatan table set up diperlukan. Di dalamnya ada unsur seni.”

Ketua IFBEC NTB, Sudirman, mengemukakan kompetisi tersebut bernuansa mengangkat kearifan lokal sehingga semua peserta diberi keleluasaan. “Dia harus berkolaborasi dengan lingkungan itu sendiri. Misalnya event di hotel chines maka performanya chines,” cetusnya.

Sudirman

Kegiatan pertama kali di NTB itu diikuti pihak industri, sekolah dan kampus yang terdiri dari 30 grup dengan masing-masing grup terdiri dari tiga orang. Sedangkan juri berasal dari STP Mataram, Poltekpar dan industri pariwisata.

Menurut Sudirman, hal yang dinilai berkaitan dengan krakteristik, ketepatan waktu, keunikannya dan kreativitasnya tanpa menghilangkan sistem CSHE. “Kalau melanggar tidak bisa digunakan dalam perindustrian,” ujar Sudirman.

Ia mengatakan tahun depan akan digelar event serupa berskala internasional di Bali. Masing-masing DPD termasuk NTB akan mengirimkan kandidatnya. “Bulan Oktober akan berlangsung kegiatan internasional dan akan kita kirimkan dua kandidat,” katanya seraya menyebut tahun sebelumnya 2019 sudah berlangsung di Malaysia. ian

About literasi

Check Also

Gubernur NTB Resmikan Geopark Tambora

Peresmian Sekretariat Geopark Tambora ditandai dengan pengguntingan pita Mataram, Literasi-Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: