Selasa , September 21 2021
Home / Kajian / Tenun NTB Harus Ikuti Tren Fashion

Tenun NTB Harus Ikuti Tren Fashion

Bunda Niken disela seminar fashion

Mataram, Literasi-Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE., M. Sc meminta kepada designer dan pengrajin NTB untuk mengikuti tren fesyen kekinian dari sebuah produk untuk memenangkan persaingan di pasar.

Pada seminar The New Beginning, Fashion Trend and Craft 2021/2022 yang dilaksanakan secara Hybrid, Sabtu (3/7/2021) di Graha Bhakti Praja Setda Provinsi NTB, ia mengatakan saat ini, pasar melihat tren untuk memenuhi keinginannya, seperti model fashion dari produk yang dihasilkan perajin kain tenun.

Apalagi NTB memiliki potensi kekayaan warisan budaya yang berlimpah. Mulai dari tenun, sarung, songket, yang dirancang menjadi fashion.

“Seperti model pakian, tas, sepatu, hijab dan banyak produk lainnya,”jelas ketua TP.PKK NTB.

Selain itu, mengikuti perkembangan fesyen ini merupakan salahsatu cara untuk tetap mempertahankan kekayaan warisan leluhur ini

“Kita tidak ingin kekayaan budaya seperti tenun, hanya kita yang nikmati,  tapi dapat dipakai semua orang bahkan dunia. Yang terpenting akan menjadi warisan anak dan cucu kita,” tutupnya.

Sementara itu, narasumber dari Indonesia Fashion Chamber, Tedinang menyampaikan komitmennya memajukan fashion di Indonesia termasuk di NTB.

“Karena NTB ini memiliki kekayaan tenun atau songket yang kaya, ini dapat menginspirasi dan menginovasi untuk tren fesyen,”kata wanita fashionabel yang juga Tim Riset Trend  Desiner Kemenkraf RI.

Karena memiliki ragam tenun dan songket, NTB dapat bisa jadi model fesyen center dunia. Karena menurutnya daerah ini memiliki banyak potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusianya.

“Harus mendunia, kita bisa,”tutupnya dihadapan puluhan pelaku industri Ekraf, UMKM Ekraf, designer dan pengrajin se NTB baik yang ikut offline maupun online se-NTB.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, istri Forkopimda NTB, Sekdis Pariwisata, Sekdis Diskominfotik, Sekdis Perdagangan Provinsi NTB. (edy)

About literasi

Check Also

Menengok Kawinda To’i, Finalis Lomba Desa Wisata BCA Award 2021

Inilah air terjun di Kawinda T’oi BIMA, LITERASI-Selain Desa Wisata Kawinda Toi, Kecamatan Tambora, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: