Senin , Oktober 25 2021
Home / Dinamika / Lestarikan Penyu di NTB, Danrem Lepas Tukik di Pantai Sepang

Lestarikan Penyu di NTB, Danrem Lepas Tukik di Pantai Sepang

Danrem 162/WB ketika melepas Tukik di Pantai Sepang

MATARAM, Literasi – Berbagai kegiatan dilaksanakan oleh Korem 162/WB dalam rangka memperingati HUT ke-64 Kodam IX/Udayana, salah satunya pelepasan bibit penyu (Tukik) di Pantai Sepang, Desa Talonang Baru, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis Petang (27/5).

Pelepasan Tukik dilakukan oleh Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1628/KSB Letkol Czi Sunardi, bersama Kasilog Kasrem 162/WB Letkol Cba Fajar Ali Nugraha, Pgs. Kapenrem 162/WB Kapten Inf Asep Okinawa Muas, Dantim Intelrem 162/WB Lettu Chb Wahyu Amri dan Kapolsek Sekongkang Ipda Aditya Atmaja usai meninjau tempat penangkaran tukik di lokasi setempat.

Danrem 162/WB mengatakan, penyu merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah, maka dengan adanya kegiatan penangkaran dan pelepasan tukik ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem penyu di perairan Indonesia.

“Bakti sosial pelepasan tukik ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT Kodam IX/Udayana ke-64 yang dilaksanakan oleh jajaran Korem 162/WB sebagai wujud kepedulian dalam menjaga kelestarian satwa laut,” terangnya.

Menurutnya, penyu tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia baik pesisir barat atau timur Sumatera dan pulau-pulau kecilnya, pesisir selatan Pulau Jawa dan pulau-pulau kecil di bagian utara pulau Jawa, pesisir Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali, Lombok, NTT, NTB, Maluku dan pulau-pulau kecil berpasir lainnya.

Reptil laut ini juga mampu bermigrasi dalam jarak yang sangat jauh di sepanjang kawasan Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan Asia Tenggara. Maka pelepasan bibit penyu ini harus dilakukan dengan cara dihadapkan terlebih dahulu ke arah pantai agar setelah dewasa penyu-penyu tersebut memiliki navigasi untuk kembali dan berkembang biak.

“Kita hadapkan lebih kurang satu sampai tiga menit dengan harapan anak-anak penyu ini kelak dewasa kembali ke pantai ini untuk bertelur dan berkembang biak sehingga penyu di NTB khususnya Sumbawa tetap lestari,” tandasnya sambil memberikan contoh. RUL.

About literasi

Check Also

Gala Dinner HK EC 2021, Gubernur NTB : Awal Gairah Pariwisata & Ekonomi

Gala Dinner HK Endurance Challenge 2021, yang diselenggarakan oleh Hutama Karya di Hotel Tugu Lombok …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: