Selasa , Maret 2 2021
Home / Business / Pelaku Ekraf di Lobar Dibimtek

Pelaku Ekraf di Lobar Dibimtek

Beginilah suasana Bimtek bagi pelaku Ekraf di Lobar

LOBAR,Literasi-Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal pemasaran produk Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Lombok Barat (Lobar), Jumat (5/11), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) menggelar bimbingan teknis SDM Ekonomi Kreatif.

Bimtek yang berfokus pada teknik fotografi berbasis smartphone tersebut digelar di dua kawasan Lobar yakni di Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar, dan di Desa Sesaot Kecamatan Narmada.

Jika di hari sebelumnya, bimtek menyasar 100 pelaku ekraf di kawasan Desa Batu Kumbung, hari ini (5/12) 100 peserta berasal dari pelaku ekraf dari tiga desa yakni Desa Sesaot, Pakuan dan Buwun Sejati. Acara yang dibuka Direktur PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) Ekonomi Kreatif Kemenparekraf RI Muh. Ricky Fauziyani, dihadiri Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar H. Saepul Akhkam, Camat Narmada M. Busyairi dan Kepala Desa Sesaot Yuni Hariseni.

Menurut Ricky untuk mengembangkan sebuah daerah, masyarakat harus bangga dulu terhadap daerahnya sendiri. “Kalau kita saja gak bangga sama daerah sendiri, lantas siapa yang mau lihat daerah kita?” ucap Ricky.

Ia kemudian menyampaikan pentingnya teknik dalam hal memasarkan produk melalui platform digital terutama saat pandemi sekarang ini. “Dengan adanya platform-platform digital sekarang ini, gak perlu lagi kita jualan di pinggir jalan,” cetusnya.

Ia menuturkan pentingnya memanfaatkan smartphone sebagai sarana menimba informasi positif. Jika dulu buku adalah jendela dunia, imbuhnya, hari ini dengan smartphone — dunia seperti bisa di genggaman kita.

Kepala Dispar Lobar Saepul Akhkam juga mengimbau kepada para peserta yang hadir untuk bisa memanfaatkan kekayaan alam yang ada di kawasan masing-masing sehingga bisa menghasilkan kepariwisataan yang berkelanjutan.

“Alam Sesaot ini adalah kekayaan anda yang dikaruniani oleh Tuhan. Jadi, untuk mensyukurinya kita harus bisa memelihara dan memanfaatkannya menjadi sesuatu hal yang positif,” tutur Akhkam. Sebaliknya, imbuh Akhkam, jika kita kufur atau tidak bisa bersyukur atas apa yang diberikan, dalam (agama) islam, Tuhan menjanjikan azab yang pedih, baik berupa bencana alam atau kemiskinan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Bimtek SDM Ekonomi Kreatif dengan tema Smartphonegraphy. Dalam sesi ini para peserta diberikan sejumlah tips mengambil foto produk ekonomi kreatif dengan smartphone oleh Dewi Sartika Bukit, yang merupakan seorang fotografer lulusan Institut Seni Indonesia Jogjakarta.

Di akhir kegiatan, para peserta kemudian diajak membersihkan kawasan Purekmas Sesaot sebagai salah satu rangkaian program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) yang juga merupakan program Kemenparekraf RI dengan diawali penyerahan secara simbolis alat-alat kebersihan oleh direktur PSDM Ekraf RI kepada Kepala Dispar Lobar.hm

About literasi

Check Also

Perairan NTB Surganya Lobster Indonesia

FOTO. Inilah lobster yang dibudidayakan nelayan di perairan Selatan Lombok Timur. (FOTO. RUL/DS). Sebanyak empat …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: