Minggu , Oktober 25 2020
Home / Seni / Gelar Lomba Mewarnai Cara Gravitasi Edukasi PHBS Anak-anak KLU

Gelar Lomba Mewarnai Cara Gravitasi Edukasi PHBS Anak-anak KLU

Suasana lomba mewarnai untuk usia anak di KLU yang dilakukan Gravitasi pada masa pandemi Covid-19

MATARAM, Literasi – Pandemi Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi mengharuskan masyarakat untuk selalu menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menghindari penularan virus corona maupun virus lainnya.

Untuk mengedukasi tentang PHBS, Gravitasi Mataram menggelar lomba mewarnai untuk usia anak. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan AWO International dan Yayasan SHEEP Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 1 Sukadana pada Rabu (9/9).

Staf Gravitasi Mataram, Ahyar Supriadi, mengatakan pola hidup bersih dan sehat harus mulai diedukasi kepada anak-anak, terlebih lagi saat suasana pandemi melanda.

“Edukasi ini mendorong anak-anak dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkunga sekolah, keluarga, dan masyarakat. Semuanya itu dimulai dari diri anak-anak itu sendiri,” ujarnya dalam siaran tertulisnya, Kamis (10/9).

Ahyar mengatakan tujuan diselenggarakan lomba tersebut untuk memperkenalkan PHBS kepada anak-anak dengan cara mewarnai atau menggambar cara pencegahan dari virus.

Sebanyak 60 peserta dilibatkan. Peserta masing-masing dari kelas satu hingga kelas enam SD tersebut.

Lomba digelar dengan tetap menggunakan protokol pencegahan Covid-19 seperti jaga jarak, cuci tangan, memakai masker.

“Mula-mula siswa diberikan pemahaman tentang PHBS dan relevansinya dengan pencegahan Covid-19. Pemahaman ini diberikan oleh dr. Ida Ayu Kirtiasih. Beberapa bentuk gambar yang diwarnai adalah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ungkapnya.

“Hasil gambar yang mereka warnai kemudian presentasikan kepada peserta lainnya. Menurut dokter Ida Ayu, hal ini untuk menguji pemahaman mereka terhadap gambar yang mereka warnai. Kita juga tidak boleh hanya menyuruh mereka menerapkan pola hidup bersih dan sehat tetapi harus diberikan modal pengetahuan,” sambung Ahyar menjelaskan.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sukadana, Jamatisnawan, S.Pd
mengapresiasi kegiatan. Dia mengatakan, anak-anak yang terlalu lama libur saat pandemi disuguhkan dengan lomba yang tepat untuk memperkenalkan mereka pola hidup bersih dan sehat.

“Anak-anak terlalu lama berlibur sehingga ada yang sampai stres. Melalui lomba ini sangat tepat melibatkan anak-anak sekolah. Jadi kegiatan yang bernuansa riang gembira seperti ini dapat menghibur kebosan mereka,” katanya.

Selain itu, di akhir lomba seluruh anak-anak yang berjumlah 60 orang diberikan hadiah sebagai buah tangan, seperti handsanitizer, sabun, masker, buku, tas, pulpen, dan piagam penghargaan. Dengan harapan mereka semua berbahagian, riang gembira dalam suasana Covid-19. RUL

About literasi

Check Also

Komidi Rudat Bonyeq : Kreasi Bentuk Teater Tradisi Sasak

Perlahan tapi pasti, teater tradisional NTB terus menggeliat membangun dirinya. Berbagai upaya dilakukan untuk mencari …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: