Selasa , November 12 2019
Home / Kuliner / Inilah Jajanan Tradisional Suguhan Khas APGN 2019, Mereka Suka

Inilah Jajanan Tradisional Suguhan Khas APGN 2019, Mereka Suka

MATARAM,Literasi-Berbagai jenis jajanan tradisional menjadi suguhan khas usai acara pembukaan (opening ceremony ) The 6th Asia Pacific Geopark Network (APGN) Symposium 2019, yang berlangsung di hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (03/09/19).

Beberapa jenis jajanan tradisional tersebut diantaranya, sarimuke, kue apem, onde – onde, dan kue ketan merah. Jajanan khas ini sengaja disajikan untuk memperkenalkan makanan khas Indonesia khususnya jajanan khas NTB.

Salah satu peserta APGN asal Jerman Bexi mengatakan, sangat senang bisa disuguhkan jajanan tradisional. Selain rasanya enak dan manis juga bentuknya unik. ‘’Saya sangat suka, enak dan manis. Apalagi kopinya, sangat enak dan baunya juga khas sekali. Saya kebetulan sangat suka juga kopi pahit jadi cocok sekali di lidah,’’ katanya dalam bahasa inggris.

Peserta lainnya, Mr. Takagawa asal Jepang juga sangat terkesan dengan suguhan makanan tradisional selama berada di Lombok.

’’Saya sangat suka makanannya, hanya saja saya tidak terlalu suka pedas jadi tidak makan jajanan yang ada cabainya. Tapi saya sangat suka jajanan yang bulat- bulat ini,’’ katanya sambil menunjuk kue onde- onde sambil tersenyum.

Selain terkesan dengan makanan, Mr.Takagawa juga sangat terkesan dan takjub dengan keindahan alam Lombok.’’ Tidak hanya indah, namun budayanya juga sangat unik,’’ terangnya.

Kegiatan APGN Symposium ini merupakan agenda pertemuan rutin 2 tahunan jaringan geopark se-Asia Pasific. Dimana pada simposium yang ke-6 kali ini, Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. Sebelumnya, penyelenggaraan simposium pertama kali diselenggarakan di Langkawi Global Geopark- Malaysia tahun 2009, simposium kedua diselenggarakan di Dong Van Karst Plateau Global Geopark- Vietnam tahun 2011, kemudian simposium ketiga di Jeju Global Geopark- Korea Selatan tahun 2013, simposium keempat di San’in Kaigan Global Geopark- Jepang tahun 2015 dan simposium kelima di Zhijindong Cave Global Geopark- China tahun 2013.

Beberapa agenda yang telah dan akan berlangsung diantaranya, simposium, field trip mengunjungi geopark yang ada di NTB, pameran dan beberapa kegiatan lainnya. Kegiatan ini diikuti sekitar 700 orang dari 35 negara Asia Pacific. Berlangsung mulai 31 Agustus hingga 6 September 2019. (luk,hm)

 

About literasi

Check Also

Praktisi Pariwisata NTB Minta Pemprov “Jamu” Ribuan Bikers Begibung

MATARAM, Literasi – Praktisi pariwisata NTB, H. Misbach Mulyadi, meminta Pemprov setempat memberi pelayanan terbaik …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: