Kamis , September 24 2020
Home / Dinamika / Sebanyak 27 Negara Ikuti Simposium Internasional Asia Pacific Geoparks Network 2019

Sebanyak 27 Negara Ikuti Simposium Internasional Asia Pacific Geoparks Network 2019

MATARAM,Literasi-Event simposiun internasional Asia Pacific Geoparks Network (APGN) 2019 akan berlangsung di UNESCO Global Gunung (UGG) Rinjani, Lombok, NTB pada 30 Agustus – 6 September mendatang.

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah mengimbau berbagai pihak dan segenap masyarakat NTB untuk sama-sama menyukseskan perhelatan International Conferrence and Symposium APGN 2019 tersebut.

“Mari kita sama-sama sukseskan kegiatan International Conferrence and Symposium APGN 2019 yang diselenggarakan di Lombok, NTB, mulai 30 Agustus sampai 6 September mendatang,” kata Gubernur Doktor Zul, Senin sore (19/8) di Mataram.

Atas nama pemerintah dan masyarakat NTB, Gubernur Zul menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Unesco dan panitia International Conferrence and Symposium APGN 2019 yang telah memilih Lombok sebagai lokasi kegiatan APGN 2019.

“Ini sebuah kebanggaan bagi NTB karena di tengah banyak pihak yang ingin menjadi tuan rumah, Lombok terpilih menjadi tuan rumah APGN 2019,” katanya.

Gubernur Zul mengajak segenap masyarakat NTB untuk sama-sama memberikan keramahan bagi lebih dari 500 peserta APGN 2019 yang berasal dari 27 negara di dunia. Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan kesan yang baik bagi para peserta APGN 2019 nantinya.

Menurutnya, event APGN 2019 bermakna sangat strategis bagi pengembangan Geopark Rinjani kedepan.

Dengan ditetapkannya Rinjani sebagai bagian dari Unesco Global Geopark Network pada 2018 lalu, kawasan Rinjani bukan sekadar menjadi destinasi wisata tetapi juga menjadi tempat untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang bisa menyumbang bagi khazanah perkembangan peradaban dunia.

“Geopark Rinjani kedepan tentunya seperti misi kita yang ingin menjadi tuan rumah yang baik bagi para pengunjung, untuk berbagai kepentingan. Bukan hanya untuk kepentingan rileks dan pesiar, menjadi tempat orang-orang menikmati eksotisme Lombok, tapi untuk juga banyak belajar karena memang NTB ini punya pesona yang luar biasa,” terang Gubernur.

Ia mencontohkan sejarah panjang Rinjani yang letusan dahulunya sangat luar biasa impactnya terhadap peradaban di dunia. Karena itu, ketika Geopark Lombok dikelola dengan serius akan membawa dampak bagi kemajuan NTB.

“Karunia yang dianugerahkan luar biasa oleh Tuhan yang Maha Esa pada kita ini kalau dikelola dengan baik akan menjadi peluang yang besar buat NTB bukan hanya dari segi geologinya tapi juga impact ekonominya, kegiatan sejarah dan lain sebagainya,” katanya seraya menambahkan APGN 2019 juga akan membuka peluang-peluang untuk melakukan eksplorasi dan penelitian lebih lanjut tentang kegeologian.

Oleh karena itu APGN ini betul-betul hadiah terbesar buat kita bangsa indonesia terutama NTB untuk memulai langkah pertama mengeksplorasi, ungkap Gubernur Doktor Zul, karena masih ada hal-hal yang belum diungkap banyak kepada publik. “Nah mudah mudahan dengan dijadikan Rinjani dan Tambora sebagai Geopark dunia, akan memancing lebih banyak keingintahuan kita membuka misteri tabir masa lalu yang mudah-mudahan menghadirkan cerita di masa yang akan datang untuk kemajuan NTB  yang kita cintai ini,” katanya.hm

About literasi

Check Also

Naikkan Indeks Kebersihan Indonesia, Kemenparekraf Wajibkan Distinasi di Lombok Miliki Standar CHSE

Rizki Handayani saat membuka bincang “Revitalisasi Bumi” MATARAM, Literasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: