Jumat , Oktober 30 2020
Home / Dinamika / DESA WISATA, SOLUSI TEPAT KESEJAHTERAAN RAKYAT

DESA WISATA, SOLUSI TEPAT KESEJAHTERAAN RAKYAT

MATARAM,Literasi-Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengakui, banyak hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa. Penggunaan Dana Desa misalnya, bukan hanya berputar pada pembangunan infrastruktur semata TYetapi juga untuk mengembangkan potensi desa untuk dijadikan sebagai desa wisata.

Pada acara Launching Desa Wisata dan E-Ticketing di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis malam (25/7/19), di hadapan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.BA, Perwakilan Menteri Pariwisata, Anggota DPD RI, Baiq Diyah Ratu Ganefi, S.H, dan para Kades desa se-NTB, Wagub mengungkapkan bahwa Pemda NTB saat ini menempatkan program pengembangan 99 desa wisata sebagai unggulan dan prioritas daerah. Hal itu didasarkan pada kenyataan bahwa geliat masyarakat membangun desa wisata mulai nampak dan memberikan harapan baru untuk NTB ke depannya. Bahkan,  desa wisata menjadi solusi tepat yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri.

Keindahan alam NTB tidak diragukan lagi,ungkap Wagub. Dari ujung timur pulau Sumbawa dan baratnya pulau Lombok sejuta keindahan, keunikan dan budaya menjadi karakter sendiri bagi desa-desa yang berpotensi menjadi desa wisata. Menurut Ummi Rohmi sapaan akrabnya,  Tuhan telah menitipkan sebagian bongkahan syurga-Nya di alam NTB untuk dimanfaatkan sebaik mungkin. Untuk itu, menjadi keawajiban pemerintah dan masyarakat NTB dapat dijaga agar terus lestari. Karenanya desa wisata adalah salah satu solusinya.

“Kita sebagai hambaNya untuk pandai bersyukur atas nikmatnya. Implementasi kesyukuran itu yaitu dengan mengelolah keindahan agar dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ummi Rohmi.

Pembangunan desa wisata tidak perlu dengan anggaran besar. Tapi yang lebih penting adalah kelestarian alam harus tetap jaga, kearifan lokal yang unik serta keramahan masyarakat itu sendiri. Dan yang tidak kala penting, kata Wagub adalah kebersihan lingkungan menjadi prioritas utama. Agar para pengunjung dapat merasakan kenyamana dan kentetraman saat berkunjung.

“Selain itu, homestay dan sarana pendukung lainnya juga harus tetap dioptimalkan,” jelas Wagub seraya menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB sangat komit dan bersungguh-sungguh membangun daerah yang bermuara dari desa. Berbagai program pembangunan lainnya semua diusahakan bermuara dari desa. Sehingga penurunan angka kemiskinan dapat dicapai.

Penetapan desa wisata, kata  Umi Rohmi, diharapkan mampu memberikan kontribusi besar terhadap masalah kemiskinan di NTB. Peluncuran desa wisata saat ini harus dilanjutkankan dengan aksi-aksi dan kerja nyata di setiap desa yang ditetapkan sebagai desa wisata, tegas Ummi Rohmi.hm

About literasi

Check Also

Rakor dan Percepatan DPSP Mandalika Digelar, Gubernur : Kita Semua On The Right Track

Rakor Kerjasama Kementerian/Lembaga/dunia usaha, Pemda dan percepatan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Lombok Tengah, …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: