Jumat , Desember 13 2019
Home / Dinamika / Dari Bazar Ramadhan, Ngaburit Jelang Buka Puasa di Islamic Center NTB

Dari Bazar Ramadhan, Ngaburit Jelang Buka Puasa di Islamic Center NTB

Bazar Ramadan secara rutin digelar setiap tibanya bulan puasa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bazar Ramadan yang berlokasi di sebelah barat Islamic Center Mataram tersebut menyajikan berbagai menu berbuka puasa yang kebanyakan terdiri dari sajian makanan khas tradisonal Nusa Tenggara Barat. Termasuk didalamnya berbagai jenis panganan dan olahan minuman dingin yang disajikan di sejumlah lapak yang disiapkan panitia.

Sejak dibuka Sekretaris Daerah NTB, Rosiadi Sayuti pada Selasa (22/5) lalu, event yang lebih dikenal dengan istilan Bazar Pesona Khasanah Ramadhan (PKR) berlangsung hingga 30 Mei 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata) NTB, Lalu Mohammad Faozal menyatakan, bazar ini digelar untuk mengakomodir berbagai kebutuhan masyarakat.

“Jadi event bazar ini dilakukan juga untuk menunggu saat berbuka puasa, dimana di lokasi ini ditampilkan berbagai seni tradisonal islami asal NTB termasuk lantunan lagu-lagu bernuansa islami,” kata Faozal di sela-sela memantau pelaksanaan bazar ramadan, belum lama ini.

Faozal menambahkan, kegiatan masyarakat mencari hidangan untuk berbuka puasa menjadi hal yang kerap dijumpai pada bulan suci Ramadan. Biasanya, banyak masyarakat yang berburu sajian untuk berbuka puasa sambil ngabuburit.

Menurut mantan Kepala Bagian Humas Protokol Setda NTB ini, arena Bazar PKR 2019 adalah alternatif untuk kebutuhan tersebut. Sebab, berbagai hidangan berbuka puasa tersedia.

“Bisa dilihat langsung, beragam hidangan menarik tersedia di sini, mulai dari aneka ragam soto nusantara, kolak, hingga jajanan khas Lombok berupa pelecing kangkung dan sate pusut, dan lainnya. Tak ketinggalan juga aneka produk UMKM, hingga pernak-pernik Ramadan,” ujar Faozal.

Dikatakan Faozal, Bazar PKR 2019 diminati pedagang. Tahun ini, peserta Bazar PKR sebanyak 56 stan. Pesertanya tidak hanya kuliner. Sangat bervariasi. Dari busana, hingga produk-produk UMKM. Bahkan sejumlah lembaga perbankan syariah, hingga agen travel juga ikut meramaikan.

Faozal menilai, Bazar PKR tahun ini ada peningkatan dari segi jumlah peserta dibandingkan tahun lalu. Untuk memeriahkan acara, akan ada juga sanggar-sanggar kesenian di Kota Mataram yang tampil secara bergiliran setiap harinya.

Faozal mengharapkan agar Bazar PKR 2019 ini mampu berkontribusi, khususnya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat selama Ramadan.

Salah seorang pemilik stand pada bazar ramadan ini, Hasmawati mengaku senang bisa mengikuti kegiatan bazar ramadan ini, karena bisa menjajakan berbagai jenis makanan dan sajian snak berbuka puasa kepada masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini bisa berlangsung setiap tahunnya secara terus-menerus, sebagai wadah bagi kami dan pengusaha UKM lainnya untuk menjajakan usaha kami,” kata wanita asal Dasan Agung ini kepada literasi.com. (her)

About literasi

Check Also

Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Mandalika

Lombok Tengah, Literasi –  Komisi V DPR RI menggelar Kunjungan Kerja Spesifik dalam rangka peninjauan …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: