Sabtu , September 19 2020
Home / Dinamika / Gubernur NTB Lepas Tambora Challenge 2019

Gubernur NTB Lepas Tambora Challenge 2019

Sumbawa Barat, Literasi – Kompetisi olahraga marathon kembali digelar. “Kompas Tambora Challenge 2019” yang diselenggarkan untuk memeringati meletusnya Gunung Tambora 200 tahun silam hadir, Rabu (1/4/2019).

Gubernur NTB, Dr.Zulkieflimansyah, melepas para pelari ‘Kompas Tambora Challenge 2019’ di Desa Taman Sari, Kabupaten Sumbawa Barat. Tambora Challenge 2019 sendiri hadir tahun ini untuk menantang para pelari-lari ultra menaklukkan dirinya sendiri menyelesaikan lintas Sumbawa-Dompu sejauh 320 km dengan batas waktu 68 jam.

.”Kami dari pihak Pemerintah Provinsi NTB akan mendukung penuh apa yang sudah diretas oleh Kompas ini. Mudah-mudahan para pelari ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat. Terima kasih Kompas,” pesan Gubernur Zul sebelum melepas para pelari “Pak Dandim tolong dijaga para pelari agar senantiasa selamat dan menyelesaikan kegiatan ini” tambahnya

Gubernur juga berharap maraknya event lari dan Tambora Challenge 2019 dapat melecut generasi muda NTB untuk lebih berprestasi dan lahir bibit – bibit baru dalam olahraga lari.

“Banyak atlet dari NTB dalam bidang lari, NTB adalah gudangnya atlet. Termasuk jarak menengah dan jauh. Kita sama-sama berharap dengan banyaknya event dan lomba, akan banyak lahir bibit – bibit yang baru dan tumbuh,” katanya.

Perwakilan Harian Kompas, Adi Prinantyo, menyampaikan rasa syukurnya karena Tambora Challenge adalah kali kelima digelar.
“Ini merupakan tahun kelima, syukur alhamdulillah jumlah peserta sebanyak 56 orang ini adalah event dengan peserta terbanyak,” terangnya “Untuk itu kami terus memperbaiki beberapa sisi penyelenggaraan termasuk penggunaan GPS pada runners. Banyak lintasan yang sepi dan gelap, sehingga penggunaan headlamp juga kami wajibkan,” tambahnya

Adi berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses seperti penyelenggaraan sebelumnya. “Semoga event tahun ini seperti halnya tahun lalu, dapat berjalan maksimal dan pelari dapat memenuhi targetnya. Semoga kita bisa berjumpa lagi tahun depan,” pungkasnya

Kompas Tambora Challenge sendiri diselenggarakan selama 4 hari, mulai hari ini, Rabu 1 Mei hingga 4 Mei 2019. Nantinya para peserta sembari berlomba akan menikmati pemandangan alam yang indah karena acara dimulai di Poto Tano, Sumbawa Barat dan berakhir di Doro Ncanga, kaki Gunung Tambora. Peserta akan melewati 3 Kabupaten, yaitu Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Dompu.

Untuk kuota peserta tahun ini sebanyak 56 peserta. Para peserta dibagi menjadi 2 kelompok peserta yakni untuk nomor individu dan tim yang terdiri dari peserta dalam kategori relay (putra-putri).

Lomba tahun ini kemungkinan akan lebih menantang dari yang sebelumnya. Karena pada 160 kilometer pertama, peserta akan melewati tepian pantai dengan medan yang cenderung datar pada 80 mdpl.

Diperkirakan suhu pada siang ini berkisar pada 42 derajat celsius dan malam pada 14 derajat celcius. Pada 160 kilometer berikutnya, lintasan akan cenderung naik menuju kaki Gunung Tambora.hm

About literasi

Check Also

Di Hadapan Finalis OwnBeat Urban Festival 2020, Niken Katakan NTB Beri Ruang yang Luas Generasi Muda yang Ingin Berkarya

Bunda Niken di hadaoan dinalis OwnBeat Urban Festival 2020 Mataram, Literasi – Ketua Umum International …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: