Rabu , Juni 16 2021
Home / Dinamika / Car Free Day, Hari Kartini dan Lomba Masak Nasi Goreng

Car Free Day, Hari Kartini dan Lomba Masak Nasi Goreng

Mataram, Literasi – Acara Car Free Day yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi NTB pada, Minggu (21/4) dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019 ditandai dengan lomba memasak nasi goreng di depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika jalan Udayana Mataram.

Acara yang diikuti Forkopimda NTB dan para stakeholder instansi terkait berlomba-lomba memberikan penampilan dan kerjasama terbaik saat memasak dengan hasil yang paling enak dan nikmat.

Ketua Dharma Wanita Provinsi NTB Ny. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dalam sambutannya menyatakan, hal ini menjadi penting bagi semua untuk mengingat jasanya dan mencari hikmah yang bisa dilakukan dimasa kita sekarang ini.

Menurutnya, di zaman modern bukan lagi memperjuangkan persamaan hak untuk belajar dan lain-lain, namun agar semua perempuan bisa mendapatkan akses untuk meningkatkan kapasitas dan kualitasnya.

“Alhamdulillah hari ini kita akan melihat contoh bapak-bapak yang menunjukkan dukungannya kepada Kartini-Kartini dengan melakukan lomba memasak,” ujar istri Gubernur NTB ini.

Dekranasda, juga berkewajiban untuk mempromosikan dan meningkatkan kreasi tenunan dari NTB sehingga hari ini Dekranasda berinisiatif untuk melakukan  question on the street.

“Insya Allah hari ini kita semua akan mendapat voucer dan berbagai hadiah agar tetap semangat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas perempuan,” tutupnya.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menjelaskan seorang ahli bernama Alfin Toffler yang mampu melihat masa depan dengan membagi kehidupan dengan tiga gelombang.

“Pertama, peradaban manusia berorientasi pada pertanian dimana manusia disawah dan berladang, dalam hal ini tugas perempuan adalah memasak dan mencuci. Kedua, peradaban industri dalam hal ini ditandai oleh banyaknya perempuan yang keluar rumah untuk bekerja di kantor dan tidak lagi hanya memasak dan mencuci, dan ketiga yakni peradaban dengan teknologi sehingga perempuan tidak hanya bisa bekerja di kantor tetapi juga bisa bekerja dirumah dengan memanfaatkan teknologi yang ada,” jelas Gubernur NTB.

Selain itu, kata Gubernur, wanita yang sempurna memiliki ciri-ciri 3B yaitu beauty, brains and behaviour (kecantikan, kecerdasan dan akhlak yang mulia). “Saya kira perempuan NTB tidak hanya memiliki 3B tetapi juga memiliki brave yakni keberanian,” ungkapnya.

Terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan menggelar lomba memasak nasi goreng. “Alhamdulillah saya bersama istri dapat juara 2,” ungkap Danrem sambil tersenyum.

“Tentara biasa, pengalaman dulu waktu pendidikan dan ditambah lagi masa bujangan yang lumayan lama, jadi masak sendiri dan meracik sendiri bumbu-bumbu seperti ini,” guyon Alumni Akmil 1993 tersebut sambil tertawa.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bagus untuk merefresing urat syaraf setelah beberapa hari ini difokuskan untuk pelaksanaan Pemilu secara serentak.

“Semoga wilayah NTB tetap aman dan kondusif sehingga pembangunan menuju NTB Gemilang dapat tercapai dengan sempurna,” ujarnya. hernawardi

About literasi

Check Also

Progres Sirkuit Mandalika Capai 77 Persen

Moeldoko: tidak ada hambatan Loteng, literasi-Menyambut event Internasional MotoGP, pengerjaan Sirkuit Mandalika terus dikebut. Hingga …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: