Selasa , Januari 19 2021
Home / Obyek Wisata / Temukan Keajaiban Alam di Air Terjun Benang Kelambu

Temukan Keajaiban Alam di Air Terjun Benang Kelambu

LOTENG,Literasi-Semilir angin pegunungan menghembus menerpa raga pagi beranjak siang akhir pekan lalu. Meski siang saat-saat teriknya sang bayu menyengat bumi, di resort wisata pegunungan air terjun Benang Kelambu dan Benang Stokel tak seberkas pun ada rasa mentari menyengat. Justru sebaliknya suasana adem, sejuk dan segar dominan lebih terasa meski sinar matahari menyelinap masuk di ruang hampa diantara sela dedaunan dari rimbunnya pepohonan puluhan tahun bahkan ratusan tahun usianya.

          Para traveler tentu tak percaya jika sempat menjelajah kawasan wisata Air Terjun Benang Kelambu yang berada di Lereng Rinjani. Ada tanda keajaiban alam yang menakjubkan bisa ditemukan di kawasan wisata Air terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu.

          Kedua air terjun ini secara tofografi kewilayahan berada di kawasan hutan dan perbukitan yang sama, di Lereng Gunung Rinjani tepatnya di Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukeliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

          Kedua air terjun yang dikenal indah dan menyegarkan ini memberikan pandangan yang berbeda. Benang Kelambu menurut banyak pengunjung atau penduduk setempat lebih bagus dan mengesankan ketimbang Air Terjun kembarannya Benang Stokel.

          Air Terjun benang Kelambu  letaknya tak jauh dari Benang Stokel. Perjalanan menuju ke Air Terjun Benang Kelambu bisa dengan menggunakan sepeda motor atau angkutan ojek yang sudah tersedia di parkiran utama obyek wisata Benang Stokel/Benang Kelambu. Tarif ojek pulang pergi  hanya Rp. 20 ribu.

          Alternatif lainnya juga bisa dengan berjalan kaki sejauh 4 kilometer. Jika senang berpetualang menjelajah hutan sembari menikmati teduhnya alam hutan pegunungan, tidak perlu resah atau khawatir dalam perjalanan. Pasalnya disamping kanan-kiri jalan, kedai-kedai kecil penjual berbagai jenis makanan dan minuman sajian tradisonal khas Lombok tersedia. Ada Pelecing kuliner khas Lombok yang sudah menjadi tagline kuliner warga suku Sasak Lombok. Jangan lupa ada sate bulayak kombinasi antara nasi lontong dan sate khas berbahan daging sapi yang khas dan beda serta dilengkapi minuman segar lainnya yang bernuansa alami.

 Begitu sampai di Air Terjun Benang Stokel, sembari beristirahat, pilihan selanjutnya anda berjalan kaki menaiki bukit dan menelusuri jalan setapak menuju Air Terjun Benang Kelambu.

          Air Terjun Benang Kelambu bagi penghobi wisata alam air terjun begitu eksotik dan memiliki panorama alam yang masih alami. Air Terjun Benang Kelambu  merupakan salah satu dari beberapa wisata alam air terjun yang sangat menarik untuk dikunjungi. Air Terjun Benang Kelambu ini merupakan tetangga dari Air Terjun Benang Stokel. Letaknya tidak jauh dari Air Terjun Benang Stokel, jaraknya sekitar 1 km atau sekitar 30 menit perjalanan karena letaknya di bagian atas hulu Benang Stokel.

          Menuju Benang Kelambu harus berjalan kaki dengan melewati jalan setapak membelah hutan tropis dengan lembah bukit yang terjal, disepanjang perjalanan bisa merasakan dan menghirup udara segar pegunungan yang sejuk serta nuansa alam yang masih sangat alami karena lokasi Benang Kelambu letaknya di tengah-tengah hutan tropis yang hijau. Setelah tiba di lokasi Benang Kelambu, akan terlihat betapa keindahan alam  mempesona.

          Seiring dengan publikasi yang makin bertambah, keberadaan Air Terjun Benang Kelambu banyak diketahui dan dikenal oleh wisatawan dalam negeri maupun wisatawan mancanegara. Sebelumnya memang penduduk lokal saja yang tahu akan keberadaan air terjun ini.

          Tiba di Benang Kelambu, juga akan memasuki kawasan perkebunan kopi dan coklat dengan udara pegunungan yang sejuk. Dari atas perbukitan terlihat pemandangan tumpahan air terjun yang membangkitkan adrenalin dan sangat menakjubkan.

          Aliran air Benang Kelambu ini bersumber langsung dari mata air Danau Segara Anak yang ada di Gunung Rinjani. Berdasarkan namanya, Benang Kelambu ini memang unik karena aliran airnya yang jatuh dari ketinggian tebing tidak langsung jatuh ke bawah melainkan jatuhnya mengalir melalui celah-celah tanaman-tanaman merambat yang tumbuh lebat di bagian atas tebing dan kemudian jatuh berjajar bagaikan kelambu atau tirai yang menggantung di udara dan membentuk sebuah pemandangan yang sangat mempesona dan menakjubkan, sehingga air terjun ini diberi nama Air Terjun Benang Kelambu.

          Aliran air yang jatuh di Benang Kelambu memiliki ketinggian sekitar 35 meter tidak langsung jatuh ke dasar, akan tetapi aliran air tersebut akan jatuh pada tingkatan yang kedua di bagian atas yang berupa sebuah kolam yang terbentuk dari lempengan-lempengan batu cadas, dan setelah melewati beberapa susunan lempengan batu barulah aliran air ini jatuh mencapai kolam yang ada di dasar.

          Karena hal inilah yang membuat curahan air yang jatuh tidak terlalu deras dan tidak membuat perih di badan, sehingga sangat cocok digunakan sebagai tempat wisata pemandian sambil menikmati keindahan panorama alam serta menghirup udara pegunungan yang ada disekitar Air Terjun Benang Kelambu ini.

          Sudirman, warga Desa Aik Berik menyatakan, konon menurut cerita yang diyakini masyarakat setempat bahwa jika pengunjung mandi di Air Terjun Benang Kelambu ini akan bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit dan juga bisa membuat seseorang menjadi awet muda. “Marhunah, warga kota Mataram yang pernah mandi di air terjun Benang Kelambu sebanyak tiga kali sembuh dari penyakit gatal-gatal yang dialaminya selama dua tahun, Bahkan kelihatannya lebih segar,” kata Sudirman yang juga juru parkir di Benang Kelambu.

          Air yang jatuh menyerupai benang kelambu sangat tipis dan lembut. Gemericik airnya tidak terlalu bergemuruh. Airnya seolah keluar dari rimbunnya tumbuhan liar. Sebenarnya Air Terjun Benang Kelambu ini berasal dari banyak mata air yang keluar lewat celah tebing, namun karena tebing tertutup tumbuhan rimbun dan hijau terlihat air keluar dari rimbunan tumbuhan. Air terjun ini memiliki 3 tingkat. Paling atas berasal langsung dari mata air dengan ketinggian 30 meter. Kedua merupakan lanjutan dari tingkat pertama, dengan ketinggian sekitar 10 meter dan yang terahir memiliki ketinggian hanya 5 meter.

          Melepas lelah ditengah perjalanan menuju Air Terjun Benang Kelambu  tidak sulit untuk ditemukan. Jika hajatnya untuk sekedar menikmati makanan atau kuliner ataupun minuman segar penyejuk dahaga. Di sepanjang kiri kanan jalan setapak yang dilalui banyak berderet lapak-lapak kecil yang siap menanti pengunjung untuk mencicipi aneka makanan dan minuman segar yang dibutuhkan wisatawan  tersediasetiap saat menjelang petang. Termasuk menikmati suguhan air kelapa muda yang masih segar dan makanan khas masyarakat Lombok seperti sate bulayak bisa didapatkan di sini. Keberadan para pedagang ini dikelompokkan oleh Pemerintah Desa Aik Berik. “Disamping untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat juga pengenaan retribusinya bisa masuk ke kas desa,” kata Durahman (45) staf desa Aik Berik.

          Keberadaan ojek yang tergabung dalam Ikatan Pengojek Aik Berik juga sangat membantu para wisatawan agar lebih cepat sampai ke lokasi air terjun. Secara bergiliran para pengojek disini silih berganti mengantar para wisatawan yang hendak ke Air Terjun. Dengan tarif ojek sekali jalan dipatok Rp. 20.000,- per orang, pengunjung akan lebih mempersingkat waktu ke lokasi ini.

          Hadirnya destinasi wisata Air Terjun Benang Kelambu  setidaknya dari dua gambaran di atas telah mampu memberikan dampak positif secara ekonomi bagi masyarakat setempat. Masyarakat banyak yang berjualan aneka jenis makanan atau kuliner khas masyarakat setempat. Termasuk terbukanya peluang peningkatan pendapatan masyarakat setempat melalui jasa antar jemput wisatawan. (her)

About literasi

Check Also

Taman Narmada, Wisata Sejarah Peninggalan Raja Karangasem

Kolan renang di Taman Narmada Lombok Barat, Literasi-Taman Narmada di Lombok Barat, menjadi salah satu …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: