Selasa , September 29 2020
Home / Obyek Wisata / WISATA TERASERING DAN JUKUNG SERIBU BUNGA Desa Bebidas dan Pohgading Timur

WISATA TERASERING DAN JUKUNG SERIBU BUNGA Desa Bebidas dan Pohgading Timur

Lombok Timur (Lotim) memiliki destinasi wisata yang banyak dan beragan. Mulai dari agrowisata, ekowisata, wisata bahari, wisata pegunungan, wisata budaya, dan lain-lain. Di antaranya dapat anda temukan di Desa Bebidas Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lotim bersama  Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Rinjani Perkasa dan di Desa Pohgading Timur Kecamatan Pringgabaya bersama Pokdarwis Pondok Kerakat.

Desa Bebidas yang  agak tinggi berhawa sejuk dan agak dingin, memiliki topografi dengan sawah terasering dan banyak mata airnya. Sementara di Desa Pohgading Timur, tepatnya di Dusun Sukamulia dikenal sebagai desa pesisir telah ditata sedemikian rupa oleh Pokdarwis dengan keindahan Jukung dan Ekowisata Bunga.

Ketua Pokdarwis Rinjani Perkasa Desa Bebidas, Susanto, Kamis (17/1/19) lalu menyampaikan, Desa Bebidas merupakan desa yang dekat dengan lingkar HTNGR (Hutan Taman Nasional Gunung Rinjani). Potensi alamnya berupa coklat, ada mata air dan dengan sawah yang berkontur terasering (bertangga-tangga). Di penghujung Desa Bebidas yaitu Dusun Jurang Koak, terdapat banyak mata air.

“Itulah yang kami tata dan kelola sedemikian rupa hingga bernilai Sapta Pesona. Didukung dan dalam binaan Pemdes Bebidas kami jadikan sebagai produk unggulan bernuansa wisata,” katanya seraya menyebut ada hamparan sawah terasering diwarnai keindahan alat bajak tradisional yang ditarik sapi, dan ada sebuah kawasan di bagian ujung yaitu Dusun Jurang Koak untuk Wisata air, serta di bagian hilir ada areal kebun coklat yang dikelola oleh kelompok tani. Ketika orang puas memanjakan diri dengan pesona alam yang eksotis, ada sebagai oleh-oleh berupa buah coklat/kakao,” papar Susanto.

Susanto menjelaskan, Bebidas sebagai Desa Wisata pada intinya menawarkan keindahan alam, hasil pertanian. Kedepan tidak menutup kemungkinan ada kuliner dengan bahan baku dari coklat sebagai hasil produk unggulan masyarakat setempat. “Alhamdulillah, Kades Bebidas sangat mendukung dan dijadikannya sebagai inovasi dan unggulan Desa Bebidas,” terangnya.

Anggota Pokdarwis Rinjani Perkasa, Sanusi, optimis, pihaknya mampu bebuat banyak untuk kemajuan dan kesejahteraan masyakat desa. “Dan informasi dari Kades bahwa, bulan Maret 2019 Desa Bebidas akan dikukuhkan menjadi Desa Wisata,” ungkap   Sanusi yang juga sebagai Kaur Kesra di internal Pemdes Bebidas ini.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pondok Kerakat Desa Pohgading Timur, Asri, S.Pd., Ahad (20/1/19) lalu menyampaikan programnya yang sudah berjalan sejak didirikan pada tahun 2017 lalu. Pihaknya bekerjasama dengan kelompok Asa Green Pohgading Timur yang bergerak dalam peduli dan penyelematan lingkungan, telah melakukan beberapa kegiatan sebagai tindak lanjut dari programnya.

“Kami telah melakukan penataan dan beberapa kegiatan selama dalam kurun waktu tahun 2017 hingga 2018 yang lalu,” kata Asri, didampingi Ketua Kelompok Komunitas ASA Green. Hal yang menguat menginspirasi pendirian Pondok Kerakat ini adalah alat pengkapan ikan  yang disebut sebagai Kerakat (Jala : Indonesia) dengan perahu sampan. Di antara banyak pilihan yang menarik adalah adanya Taman Bunga dengan jumlah ragam koleksi sejumlah 63 jenis bunga.

Program dan kegiatan tersebut melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, pemerintah, instansi terkait, Pokdarwis, APII (Asosiasi Pariwisata Islam Indonesia) Lotim, pihak ketiga, dan stakeholder lainnya.

“Kami telah melakukan penataan obyek wisata Pantai Pondok Kerakat, pembangunan berugak dan spot foto, pembangunan gerbang, trotoar, MCK, mushalla, dan lapak-lapak,” terang guru  sebuah madrasah di wilayah Sembalun ini. Kusmiardi

About literasi

Check Also

Soal Obyek Wisata Sembalun, Wagub Bilang Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Semua Pihak

Wagub NTB ketika menerima Baiq Sri Mulya dari Komunitas Sembalun Belajar Mataram, Literasi – Tidak …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: